Zona Religi: Menelusuri Jejak Ki Buyut Marmagati Di Gunung Ciremai



Rabu (9/3) @gunung_ciremai berkesempatan menelusuri peninggalan Ki Buyut Marmagati yang konon berada di sekitar wisata alam Pasir Batang desa Karangsari, Darma, Kuningan, Jawa Barat dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
.
Menurut kisah yang beredar di dunia maya, sesepuh ini bergelar Tubagus dari Kesultanan Banten yang mengganti nama menjadi Ki Marmagati. Beliau meninggalkan Banten setelah Kesultanan Banten berakhir, yakni setelah meninggalnya Sultan Banten pamungkas yakni Sultan Banten XXI  Sultan Muhammad Rafiuddin pada 1813 sampai 1820.
.
Sang Tubagus berhijrah ke wilayah timur yang pada akhirnya tiba di Pakuwon Cilimus tepatnya di umbul Kukulu untuk menjalani hidup baru sembari berdakwah dan mengajarkan ilmu. Kemudian pindah lagi ke selatan gunung Ciremai yakni Citampian yang kini berdekatan dengan desa Karangsari dan Gunung Sirah.
.
Tentu kisah di atas masih merupakan kepingan puzzle yang perlu dikumpulkan dan disusun menjadi kisah yang utuh.
.
“Setiap desa penyangga TNGC punya situs sejarah. Nah, bila situs tersebut berada dalam kawasan TNGC, maka akan kami usulkan menjadi zona religi. Zona religi ini akan berdampingan dengan zona pemanfaatan sehingga akan menjadi tambahan daya tarik wisata alam,” kata seorang petugas ground check evaluasi zonasi TNGC.
.
[Text & photo ©Urusan Promosi Pemasaran Kehumasan-BTNGC |032022]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: