Sejumput Kiprah Rimbawan Gunung Ciremai


.
“Dalam 5-7 tahun ini kita merasakan dan menjadi pelaku penting dalam berbagai perubahan sektor kehutanan dan lingkungan hidup, sebagaimana orientasi Presiden Jokowi untuk tranformasi struktural dan produktivitas alam dan manusia untuk mengatasi kesenjangan dan mewujudkan kesejahteraan,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar dalam sambutan upacara Hari Bakti Rimbawan ke 39 tahun 2022 secara virtual tadi pagi (16/03/2022).
.
Sektor LHK bersama sektor penting lain di Indonesia memang ditujukan untuk mensejahterakan masyarakat terlebih lagi pada masa pandemi covid 19 seperti saat ini.
.
Nah, kehadiran Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) seluas lebih dari 14 ribu hektar dan setinggi 3.078 mdpl di pusaran masyarakat Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning)-Jawa Barat pun searah dengan tujuan tersebut.
.
Dalam berbagai kesempatan Kepala Balai TNGC, Teguh Setiawan senantiasa menyampaikan pilar-pilar perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan secara lestari gunung Ciremai bagi masyarakat 54 desa penyangga melalui kelola ekologi, ekonomi, dan sosial budaya.
.
“Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Kabupaten Majalengka, kami mengupayakan pemberdayaan masyarakat, pengelolaan keanekaragaman hayati, dan pengendalian kebakaran hutan agar Ciremai tetap lestari sehingga kita bisa mendapat manfaat,” urai beliau.
.
Implementasi pilar konservasi alam oleh Polisi Kehutanan (Polhut), Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), Penyuluh Kehutanan, dan Pegawai Fungsional Umum bersama para pihak tentu menjumpai dinamika.
.
“Kesiapsediaan sumber daya petugas amat terbatas, sementara kebutuhan pelayanan publik naik signifikan. Pertemuan dua hal tadi itu menghasilkan irisan yang dituangkan dalam analisis beban kerja. Nah, melalui pendekatan analisis jabatan, sejak 2017 Balai TNGC sudah bisa menelurkan inovasi struktur organisasi taman nasional berbasis tiga Resor Tematik di SPTN Wilayah I Kuningan dan SPTN Wilayah II Majalengka yakni Resor Perlindungan, Resor Pengawetan, dan Resor Pemanfaatan,” jelas Analis Data Kepegawaian dan Tatalaksana, Vina.
.
Sekian dulu #sobatCiremai.
.
[Teks & foto ©Urusan Promosi Pemasaran Kehumasan-BTNGC |032022]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: